Manager Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan, dirinya sempat berencana merekrut gelandang Liverpool, Stevan Gerrard, saat manager asal Italia tersebut membesut AC Milan pada 2001-2009. Saat itu, Ancelotti mengaku berencana menyandingkan Gerrard dan Andrea Pirlo di lini tengah Milan.
Pernyataan Ancelotti tersebut terkait duel lanjutan penyisihan Liga Champions melawan Liverpool, Rabu (22/10/2014). Saat masih membesut Milan, Ancelotti pernah bertemu dengan Liverpool pada final Liga Champions 2005. Saat itu, Milan yang telah unggul 3-0 pada babak pertama, harus melakoni adu pinalti setelah Liverpool menggelontorkan tiga goal ke gawang Dida pada babak kedua. Satu dari tiga goal si Merah diciptakan Gerrard.
Dalam drama adu penalti, Milan dipaksa menyerah 2-3 dari Liverpool. "Saya tidak ingat persis kapan itu terjadi tetapi kami berusaha merekrutnya. Tentunya, aku ingin memasangkan dia dengan Pirlo. Keduanya akan menjadi kombinasi fantastis dengan menempatkan Gerrard di lini tengah bersama Pilro. Duet tersebut akan menjadi fantastis," tutur Ancelotti.
Senin, 20 Oktober 2014
Bobol 8 Gol, Kiper Sunderland Ganti Ongkos Perjalanan Fans
Kebobolan delapan gol dalam satu laga merupakan pengalaman buruk untuk penjaga gawang Sunderland, Vito Mannone.
Vito Mannone sangat merasa bersalah terutama terhadap 2.500 pendukung Sunderland yang harus menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer pulang pergi untuk menyaksikan club kesayangannya berlaga.
Akibat kekalahan telak itu mantan penjaga gawang Arsenal itu secara pribadi berencana untuk mengganti ongkos perjalanan pendukung Sunderland sebagai bentuk permintaan maaf.
"Ini adalah titik terendah bagi semuanya. Aku akan berbicara dengan kawan-kawan satu tim untuk melihat kemungkinan kami mengganti ongkos perjalanan pendukung kami. Kondisi ini sangat sulit bagi kami dan juga sulit bagi mereka," kata pemain berdarah Italia itu.
"Mereka adalah penggemar setia. Kami sangat beruntung bisa berada di club ini. Jika aku menjadi salah satu penonton mungkin reaksi aku akan berbeda menyaksikan kekalahan ini," tambah Manonne.
Kekalahan telak ini merupakan yang terburuk bagi Sunderland selama 32 musim setelah kalah 8-0 dari Watford pada September 1982.
Vito Mannone sangat merasa bersalah terutama terhadap 2.500 pendukung Sunderland yang harus menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer pulang pergi untuk menyaksikan club kesayangannya berlaga.
Akibat kekalahan telak itu mantan penjaga gawang Arsenal itu secara pribadi berencana untuk mengganti ongkos perjalanan pendukung Sunderland sebagai bentuk permintaan maaf.
"Ini adalah titik terendah bagi semuanya. Aku akan berbicara dengan kawan-kawan satu tim untuk melihat kemungkinan kami mengganti ongkos perjalanan pendukung kami. Kondisi ini sangat sulit bagi kami dan juga sulit bagi mereka," kata pemain berdarah Italia itu.
"Mereka adalah penggemar setia. Kami sangat beruntung bisa berada di club ini. Jika aku menjadi salah satu penonton mungkin reaksi aku akan berbeda menyaksikan kekalahan ini," tambah Manonne.
Kekalahan telak ini merupakan yang terburuk bagi Sunderland selama 32 musim setelah kalah 8-0 dari Watford pada September 1982.
Minggu, 19 Oktober 2014
Alice Goodwin Unggah Foto Pakaian Dalam ke Instagram

Alice Goodwin Unggah Foto Pakaian Dalam ke Instagram - Istri pesepakbola asal Inggris, Jermaine Pennant, Alice Goodwin tak henti-hentinya membuat sensasi. Kali ini, model berusia 28 tahun tersebut memerkan foto ketika hanya menggunakan pakaian dalam ke media sosial.
Dilansir Caughtoffside, Goodwin hanya mengenakan pakaian dalam berwarna putih, ditambah aksesori kalung bunga-bunga. Adapun rambutnya dibiarkan terurai. Foto itu diyakini merupakan bagian dari sesi foto pakaian dalam, di mana dia menjadi modelnya.
Itu merupakan foto seksi kesekian kalinya yang dipamerkan Goodwin di media sosial. Sebelumnya, perempuan yang pernah muncul pada majalah-majalah seperti Zoo Weekly, Nuts and Maxim itu juga kerap mengunggah foto-foto dengan memakai bikini.
Foto tersebut diunggah lewat akun instagram miliknya, @xxalicegoodwinxx. Namun, karena ingin menjaga privasi, akun Goodwin di Instagram tak bisa dilihat oleh sembarang orang.
Pennant dan Goodwin menikah pada Mei 2014, setelah mantan pemain Liverpool dan Arsenal tersebut memutuskan hubungan dengan Lara Murphy. Keduanya kerap tampil mesra di hadapan publik, dan baru-baru ini berlibur bersama.
Goodwin juga dikenal sebagai perempuan setia, lantaran tetap mendampingi Pennant, yang saat ini berstatus pengangguran. Klub terakhir gelandang berusia 31 tahun tersebut adalah Stoke City, sebelum kontraknya diputus pada Januari 2014.
Kebiasaan balotelli Bercinta sebelum Bertanding

Kebiasaan balotelli Bercinta sebelum Bertanding - Selain sering membuat ulah, Mario Balotelli juga dikenal sebagai playboy. Banyak wanita pernah jatuh ke pelukan bintang Liverpool itu.
Beberapa kali mantan penyerang AC Milan tersebut juga diberitakan terlibat skandal bersama beberapa perempuan seksi. Dia juga diyakini kecanduan dengan seks.
Bahkan sempat muncul kabar kalau Balotelli punya kebiasaan agak menyimpang sebelum bertanding. Empat atau tiga sebelum turun ke lapangan hijau, dia harus bercinta lebih dulu.
Tapi kepada Sport Magazine, Balotelli menyatakan jika segala cerita tersebut hanya omong kosong.
"Jika saya melakukannya, maka saya tak kuat bertanding. Saya pikir semua pemain juga merasakan hal yang sama. Cerita itu membuat saya tertawa," kata Balotelli.
"Saya hanya fokus ke sepakbola. Saya sekarang tinggal di pedesaan dan sangat menikmatinya. Semoga dalam waktu dekat ini saya bisa mencetak gol," sambungnya.
Viky Varga Penakluk Hati Graziano Pelle

Viky Varga Penakluk Hati Graziano Pelle - Graziano Pelle sukses melakoni debut bersama timnas Italia dengan mencetak gol kemenangan saat Gli Azzurri menekuk Malta 1-0 di kualifikasi Euro 2016. Gol semata wayang membuat nama bomber Southampton ini semakin tenar.
Dan rupanya ketajaman Pelle di atas lapangan tak lepas dari sosok wanita cantik bernama Viky Varga. Model cantik nan seksi asal Hungaria ini seakan menjadi semangat bagi Pelle untuk terus menambah koleksi golnya.
Dilansir Daily Mail, setelah sukses memberikan kemenangan bagi timnas Italia, Pelle dan Varga langsung mengumbar foto mesra di instagram. Pelle tampak mesra mencium model cantik ini di atas tempat tidurnya.
Keduanya tampak ingin menunjukkan kemesraan meski harus jarang bertemu. "Jarak menjadi tak berarti saat seseorang terasa sangat spesial," tulis Varga di Instagramnya.
Ya, pasangan sejoli ini tampaknya telah terbiasa menjalani hubungan jarak jauh. Saat Pelle lebih banyak tinggal di Inggris bersama klubnya, Soton, Varga lebih banyak berpindah-pindah tempat karena profesinya sebagai model.
Pelle mendapat kesempatan memperkuat timnas Italia setelah mampu tampil apik bersama Soton di pentas Premier League. Penyerang 29 tahun ini total telah mencetak 6 gol dalam 10 laga bersama Soton dan Italia.
Jumat, 17 Oktober 2014
David Luiz Cedera, PSG Pusing Kepalang
Pelatih Paris Saint-Germain, Laurent Blanc, dipusingkan dengan banyaknya pesepakbola yang mengalami cedera jelang laga Ligue 1 melawan RC Lens, Jumat (17/10/2014).
Blanc dipastikan tidak bisa memainkan penyerang Zlatan Ibrahimovic dan pilar pertahanan David Luiz. Ibrahimovic memang sudah beberapa pekan mengalami cedera. Sementara itu, David Luiz baru saja dihantam cedera saat membela Brasil di duel internasional.
"David Luiz mengalami cedera. Dia tidak akan menendang bola melawan RC Lens. Ibrahimovic juga tidak akan tampil. Hal itu juga berlaku untuk Ezequiel Lavezzi dan Marquinhos," kata Blanc mengenai kondisi terakhir para pemainnya yang cedera.
Akan tetapi, Blanc sedikit bernapas lega setelah mengetahui pilar pertahanan Thiago Silva sudah mulai dalam kondisi fit. Sebelumnya, Silva mengalami cedera hamstring pada awal Agustus lalu.
"Thiago Silva dalam kondisi baik. Namun, kami tetap harus melihat kemungkinan dia masuk skuad sebagai pesepakbola inti atau cadangan," jelas Blanc.
Blanc dipastikan tidak bisa memainkan penyerang Zlatan Ibrahimovic dan pilar pertahanan David Luiz. Ibrahimovic memang sudah beberapa pekan mengalami cedera. Sementara itu, David Luiz baru saja dihantam cedera saat membela Brasil di duel internasional.
"David Luiz mengalami cedera. Dia tidak akan menendang bola melawan RC Lens. Ibrahimovic juga tidak akan tampil. Hal itu juga berlaku untuk Ezequiel Lavezzi dan Marquinhos," kata Blanc mengenai kondisi terakhir para pemainnya yang cedera.
Akan tetapi, Blanc sedikit bernapas lega setelah mengetahui pilar pertahanan Thiago Silva sudah mulai dalam kondisi fit. Sebelumnya, Silva mengalami cedera hamstring pada awal Agustus lalu.
"Thiago Silva dalam kondisi baik. Namun, kami tetap harus melihat kemungkinan dia masuk skuad sebagai pesepakbola inti atau cadangan," jelas Blanc.
Arsenal Sempat Ingin Merekrut Lionel Messi
Arsenal sempat mengajukan penawaran kepada Barcelona untuk Lionel Messi (27 tahun), Cesc Fabregas (27 tahun), dan Gerard Pique (27 tahun) ketika pemain-pemain itu masih berusia 15 tahun. Pada akhirnya, Arsenal hanya mendapatkan Fabregas. Hal tersebut diungkapkan pakar sepak bola Spanyol untuk Sky Sports, Guillem Balague, dalam buku biografi berjudul "Messi".
Dalam buku tersebut, Balague menyebutkan bahwa pihak Messi mendengarkan penawaran Arsenal, tetapi tanpa keinginan menerimanya. Selain itu, Arsenal kesulitan merealisasikan rencana merekrut Messi karena terbentur masalah izin kerja dan tak bisa menyediakan tempat tinggal untuk keluarga Messi. "Semua berawal dari pertandingan di Lloret de Mar melawan Parma. Pada hari itu, Pique tidak bermain, tetapi pesepakbola lain tampil. Perwakilan Arsenal di Spanyol, Francis Cagigao, terkesan," tulis Balague.
"Mereka menyaksikan sesuatu yang berbeda dan sangat unik, yaitu kontrol bola Cesc dan talenta Messi. Ia menghabiskan hari itu dan hari-hari setelahnya mencari agen Messi."
"Ia kembali untuk bertemu tim asuhan Alex Garcia di MIC turnamen pada Hari Raya Paskah. Sementara Barcelona melawan lawan baru, Cagigao bicara melalui telepon. 'Seandainya aku bisa bertemu seseorang yang bekerja dengan pesepakbola muda asal Argentina itu (Messi)....' Begitu ia menurunkan telepon, seorang perwakilan Lionel Messi di Spanyol, Horacio Gaggioli, yang mendengar percakapan itu, mendekatinya. 'Saya yakin, Anda mencari saya.'
"Malam itu, Francis makan malam dengan agen itu dan mengungkapkan ketertarikan kepada Messi, ketertarikan yang berkembang menjadi tawaran yang diajukan kepada ayah anak itu, Jorge. Sejak saat itu, komunikasi antara Arsenal dan Messi berjalan. Cesc dan Pique juga menjadi target Arsenal."
"Laporan Cagigao tegas. Messi adalah "Si Kutu Kecil" berusia 15 musim yang memiliki kualitas luar biasa, meski saat itu ia belum memiliki kekuatan yang kemudian ia dapatkan."
"Ia cerdas dan memiliki kemampuan mencetak goal luar biasa. Ada beberapa keraguan soal kurangnya berat badan Messi, tetapi itu teratari dengan mudah oleh kemampuannya menendang bola sepak bola."
"Perwakilan Messi mendengarkan apa yang dikatakan Arsenal, tetapi mereka tak berencana berubah pikiran. Ada hambatan untuk mencapai kesepakatan. Club Inggris itu tak bisa menawarkan tempat tinggal (flat) dan akan ada kesulitan mendapatkan izin kerja."
"Sedikit demi sedikit, poin-poin untuk mencapai kesepakatan menguap sampai akhirnya hilang. Namun, mereka berpesan kepada Jorge, 'Kapan pun Anda mengalami masalah, ingat, klub kami menginginkannya.'" ungkap Balague.
Untuk Fabregas dan Pique, Arsenal terbentur masalah kontrak profesional. Dengan usia 15 tahun, kedua pesepakbola itu tak bisa meneken kontrak profesional. Kepada mereka, Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dituangkan dalam kontrak resmi, begitu usia mereka menginjak 16 tahun. Fabregas menerima kesepakatan itu, tetapi agen Pique tidak.
"Terlepas dari itu, Arsenal berhasil mendapatkan tanda tangan Pique dan Cesc. Sebetulnya, nyaris mendapatkan," tulis Balague.
"Pique pergi ke London untuk melihat fasilitas latihan. Semuanya disepakati dan dikonfirmasi, kecuali urusan legal yang memperlambat proses, yaitu ia belum cukup dewasa untuk menandatangani kontrak dan Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dikonfirmasi dalam waktu satu tahun, saat ia berusia 16 tahun. Penawaran yang sama mereka ajukan kepada Cesc. Pique, atau tepatnya agennya, mengatakan tidak," tutur Balague.
Messi akhirnya tidak pergi ke mana-mana. Sementara Pique sempat bergabung dengan Manchester United pada 2004 dan kembali menendang bola untuk Barcelona pada 2008 sampai saat ini. Fabregas juga meninggalkan Barcelona, untuk bergabung dengan Arsenal pada 2003. Fabregas kembali ke Barcelona pada 2011 dan tetap di situ hingga dilepas ke The blues pada bursa bursa perpindahan tahun panas 2014.
Dalam buku tersebut, Balague menyebutkan bahwa pihak Messi mendengarkan penawaran Arsenal, tetapi tanpa keinginan menerimanya. Selain itu, Arsenal kesulitan merealisasikan rencana merekrut Messi karena terbentur masalah izin kerja dan tak bisa menyediakan tempat tinggal untuk keluarga Messi. "Semua berawal dari pertandingan di Lloret de Mar melawan Parma. Pada hari itu, Pique tidak bermain, tetapi pesepakbola lain tampil. Perwakilan Arsenal di Spanyol, Francis Cagigao, terkesan," tulis Balague.
"Mereka menyaksikan sesuatu yang berbeda dan sangat unik, yaitu kontrol bola Cesc dan talenta Messi. Ia menghabiskan hari itu dan hari-hari setelahnya mencari agen Messi."
"Ia kembali untuk bertemu tim asuhan Alex Garcia di MIC turnamen pada Hari Raya Paskah. Sementara Barcelona melawan lawan baru, Cagigao bicara melalui telepon. 'Seandainya aku bisa bertemu seseorang yang bekerja dengan pesepakbola muda asal Argentina itu (Messi)....' Begitu ia menurunkan telepon, seorang perwakilan Lionel Messi di Spanyol, Horacio Gaggioli, yang mendengar percakapan itu, mendekatinya. 'Saya yakin, Anda mencari saya.'
"Malam itu, Francis makan malam dengan agen itu dan mengungkapkan ketertarikan kepada Messi, ketertarikan yang berkembang menjadi tawaran yang diajukan kepada ayah anak itu, Jorge. Sejak saat itu, komunikasi antara Arsenal dan Messi berjalan. Cesc dan Pique juga menjadi target Arsenal."
"Laporan Cagigao tegas. Messi adalah "Si Kutu Kecil" berusia 15 musim yang memiliki kualitas luar biasa, meski saat itu ia belum memiliki kekuatan yang kemudian ia dapatkan."
"Ia cerdas dan memiliki kemampuan mencetak goal luar biasa. Ada beberapa keraguan soal kurangnya berat badan Messi, tetapi itu teratari dengan mudah oleh kemampuannya menendang bola sepak bola."
"Perwakilan Messi mendengarkan apa yang dikatakan Arsenal, tetapi mereka tak berencana berubah pikiran. Ada hambatan untuk mencapai kesepakatan. Club Inggris itu tak bisa menawarkan tempat tinggal (flat) dan akan ada kesulitan mendapatkan izin kerja."
"Sedikit demi sedikit, poin-poin untuk mencapai kesepakatan menguap sampai akhirnya hilang. Namun, mereka berpesan kepada Jorge, 'Kapan pun Anda mengalami masalah, ingat, klub kami menginginkannya.'" ungkap Balague.
Untuk Fabregas dan Pique, Arsenal terbentur masalah kontrak profesional. Dengan usia 15 tahun, kedua pesepakbola itu tak bisa meneken kontrak profesional. Kepada mereka, Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dituangkan dalam kontrak resmi, begitu usia mereka menginjak 16 tahun. Fabregas menerima kesepakatan itu, tetapi agen Pique tidak.
"Terlepas dari itu, Arsenal berhasil mendapatkan tanda tangan Pique dan Cesc. Sebetulnya, nyaris mendapatkan," tulis Balague.
"Pique pergi ke London untuk melihat fasilitas latihan. Semuanya disepakati dan dikonfirmasi, kecuali urusan legal yang memperlambat proses, yaitu ia belum cukup dewasa untuk menandatangani kontrak dan Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dikonfirmasi dalam waktu satu tahun, saat ia berusia 16 tahun. Penawaran yang sama mereka ajukan kepada Cesc. Pique, atau tepatnya agennya, mengatakan tidak," tutur Balague.
Messi akhirnya tidak pergi ke mana-mana. Sementara Pique sempat bergabung dengan Manchester United pada 2004 dan kembali menendang bola untuk Barcelona pada 2008 sampai saat ini. Fabregas juga meninggalkan Barcelona, untuk bergabung dengan Arsenal pada 2003. Fabregas kembali ke Barcelona pada 2011 dan tetap di situ hingga dilepas ke The blues pada bursa bursa perpindahan tahun panas 2014.
Langganan:
Postingan (Atom)