Selasa, 11 November 2014

Wanita Ini Dukung Arsenal Dengan Cara Nakal

278879_salah-satu-pendukung-arsenal_300_225

Wanita Ini Dukung Arsenal Dengan Cara Nakal - Ada banyak cara fans menunjukkan dukungannya untuk klub kesayangan. Tak hanya datang langsung ke stadion, fans kerap mengekspresikan kecintaannya lewat aksi yang terbilang gila.

Salah satunya adalah tindakan seorang pendukung wanita Arsenal. Dalam foto yang diunggah akun Football WAGs di Twitter, fan Arsenal itu menuliskan pesan dukungan untuk tim kesayangannya dengan cara yang nakal, demikian yang dilansir Caughtoffside.

Pesan ini bisa jadi menarik perhatian para pemain Arsenal. Pasalnya, fan wanita itu menuliskan "Saya cinta Arsenal" tepat di dadanya.

Tak diketahui siapa fan wanita ini. Yang pasti, dia telah membuktikan ada banyak cara untuk memberikan dorongan semangat untuk tim kesayangannya.

Tampaknya fan wanita ini ingin Arsenal cepat bangkit dari keterpurukan. Musim ini, The Gunners memang tak konsisten. Hingga pekan ke-11, pasukan Arsene Wenger tertahan di peringkat ke-6 dengan 17 poin.

Di Liga Champions, The Gunners cukup menjanjikan. Mikel Arteta Cs bertengger di posisi kedua klasemen Grup D dengan 7 angka.

Helen Wood Pernah Lesbi Dengan Bintang Porno

Big-Brother-2014-Helen-Wood

Helen Wood Pernah Lesbi Dengan Bintang Porno - Publik Inggris tentu masih mengenal nama Helen Wood. Dia adalah wanita yang pernah berselingkuh dengan striker MU, Wayne Rooney.

Kini, Helen kembali muncul dengan kontroversinya. Dalam wawancaranya dengan Daily Star, wanita berusia 27 tahun ini mengaku pernah berhubungan dengan bintang film dewasa asal Inggris.

Yang lebih mengejutkan, hubungan itu dijalin dengan seorang wanita! Helen mengungkapkan dia melakukan hubungan terlarang tersebut dengan Ava Koxx.

"Pengalaman lesbian saya adalah dengan salah satu bintang porno terkenal Inggris. Saya bekerja sebagai broker asuransi, sementara Ava adalah bintang untuk situs dewasa Brazzers," ungkap Helen.

Dia juga mengaku tidak mabuk saat melakukannya. Helen dengan sadar menyebut dia jatuh cinta dengan Ava saat itu.

"Saya tidak yakin bisa mendapatkan kesenangan yang sama dari seorang gadis untuk waktu yang lama," tuturnya.

Kamis, 06 November 2014

Guardiola Nilai Permainan Roma Full Bertahan

Pelatih Bayern Muenchen, Josep "Pep" Guardiola, menilai AS Roma bermain sangat defensif saat menghadapi timnya, ada matchday keempat Grup E Liga Champions di Lapangan Allianz Arena, Rabu (5/11/2014). Menurut Pep, Roma tampil defensif karena tak ingin mengalami lagi kekalahan besar seperti pada pertemuan pertama (kalah 1-7) pada 21 Oktober 2014.

 

 

Pertandingan di Allianz Arena itu berakhir 2-0 untuk Bayern. Goal ditentukan oleh goal Franck Ribery pada menit ke-38 dan Mario Goetze (64'). Dengan begitu, Bayern memastikan diri masuk 16 besar sebagai juara grup, meski masih memiliki dua laga lagi.

 

 

Sepanjang pertandingan, menurut catatan UEFA, Bayern menguasai bola sebanyak 66 persen dan menciptakan enam tembakan akurat dari 24 usaha. Adapun Roma melepaskan dua peluang emas dari lima percobaan.

 

 

"Skor 7-1 (di pertemuan pertama) lebih seperti sebuah kebetulan, hal tersebut terjadi satu kali seumur hidup," ungkap Guardiola seusai pertandingan. "Roma tidak ingin menderita lagi, jadi mereka bermain sangat bertahan dengan enam bek. Meski begitu, kami tetap dominan, khususnya pada paruh kedua," kata Guardiola.

Berkat Messi, Barcelona Melenggang Dengan Lancar

Barca unggul 1-0 atas Ajax Amsterdam, hingga akhir leg pertama laga keempat Grup F Liga Champions, di Amsterdam ArenA, Amsterdam, Rabu (5/11/2014). Jika keadaan tak berubah dan pada duel lain Paris Saint-Germain menang atas APOEL, Barca akan memastikan diri masuk 16 besar.

 

 

Gol Blaugrana dicetak Lionel Messi pada menit ke-36. Dari tengah kotak penalti, penyerang asal Argentina ini meloloskan bola kiriman Marc Bartra ke sudut kanan bawah gawang dengan sundulan. Meski unggul, Barca belum bisa disebut aman. Situasi mungkin berubah, mengingat Ajax mampu menciptakan kesulitan bagi tim tamu.

 

 

Selama 20 menit pertama, Ajx mampu meredam serangan Barca dan kemudian menciptakan empat ancaman beruntun. Barca baru bisa keluar dari tekanan Ajax pada sekitar menit ke-29 dan mendapatkan peluang dari Luis Suarez dan Jordi Alba pada menit ke-29 dan ke-31. Ajax sempat melancarkan balasan. Namun, Barca mampu mengatasi tekanan dan kemudian melancarkan serangan yang berujung gol Messi.

 

 

Setelahnya, kedua kubu sama-sama kesulitan menciptakan peluang. Serangan-serangan mereka patah di tengah jalan. Sejumlah situasi bola mati tak membuahkan gol hingga peluit tanda turun minum berbunyi.

 

 

Ajax: 22-Jasper Cillessen; 2-Ricardo Van Rhijn, 3-Joel Veltman, 4-Niklas Moisander, 5-Nicolai Boilesen; 10-Davy Klaassen, 16-Lucas Andersen, 25-Thulani Serero; 9-Kolbeinn Sigthorsson, 20-Lasse Schone, 21-Anwar El-Ghazi

Pelatih: Frank de Boer

Barcelona: 1-Marc-André ter Stegen; 14-Javier Mascherano, 15-Marc Bartra, 18-Jordi Alva, 22-Dani Alves; 4-Ivan Rakitic, 5-Sergio Busquets, 6-Xavi; 9-Luis Suarez, 10-Lionel Messi, 11-Neymar

Pelatih: Luis Enrique

Wasit: Pedro Proenca (Portugal)

Kartu Merah Untuk Manchester City, Kalah Lawan CSKA Moskwa

Manchester City menyerah 1-2 kepada CSKA Moskwa, pada turnamen keempat Grup E Liga Champions, di Etihad Stadium, Rabu (5/11/2014). Pertandingan juga diwarnai keluarnya kartu merah untuk dua pesepakbola City, yaitu Fernandinho dan Yaya Toure. Dengan hasil itu, City duduk di dasar klasemen dengan nilai dua, atau kalah sepuluh poin dari Bayern Muenchen di puncak klasemen. Adapun CSKA ada di peringkat ketiga dengan nilai empat, sama dengan Roma yang ada di posisi kedua.

 

 

Menendang bola sebagai tuan rumah, City melakukan kesalahan pada awal laga. Gael Clichy melakukan handsball yang membuat CSKA mendapatkan hadiah tendangan bebas. Seydou Doumbia mengubah hadiah itu menjadi gol. Memanfaatkan umpan Bebras Natcho, Doumbia meloloskan bola ke sudut kiri atas gawang Joe Hart dengan sundulan dari jarak dekat.

 

 

Melalui Yaya Toure, City menyamakan kedudukan pada kesempatan pertama melancarkan serangan. Gol kali ini lagi-lagi berawal dari situasi bola mati, yang didapat City setelah Vassili Berezoutski dinilai melanggar Stevan Jovetic. Toure menghukum CSKA dengan tendangan kaki kanan, yang membuat bola melesat masuk sudut kanan atas gawang Igor AKinfeev. Kedua kubu kemudian bertukar serangan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang terukur, membuat Hart dan Akinfeev nyaris tak mendapatkan masalah. Doumbia memecahkan kebuntuan itu pada menit ke-34.

 

 

Memanfaatkan umpan Natcho, ia melepaskan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, yang membuat bola melesat masuk sudut kanan bawah gawang City. Angka di papan skor pun berubah menjadi 1-2. City berusaha bangkit. Namun, CSKA bisa mematahkan serangan-serangan tuan rumah. Meski gagal menambah gol, CSKA mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum. City mengambil inisiatif menyerang pada leg kedua dan menciptakan sejumlah peluang, melalui James Milner, Pablo Zabaleta, dan Sergio Aguero.

 

 

Namun, sebelum mendapatkan hasil, City mendapatkan masalah pada menit ke-70. Fernandinho mendapatkan kartu kuning kedua, setelah dinilai melanggar Ahmed Musa. Dengan sepuluh pemain, City mencoba menendang bola agresif. Setelah tembakan Georgi Milanov meleset pada menit ke-71, City menciptakan tiga peluang beruntun, melalui Yaya Toure (71, 78) dan Edin Dzeko (73). Lagi-lagi, di tengah usaha bangkit itu, City mengalami masalah besar. Yaya Toure diganjar kartu merah pada menit ke-81 karena berselisih dengan Roman Eremenko. CSKA sempat memanfaatkan keadaan dengan mengalirkan serangan cepat yang berujung tembakan akurat dari Ahmed Musa pada menit ke-85. Namun, Joe Hart mampu mengantisipasinya.

 

 

City berusaha memberikan perlawanan. Namun, CSKA tak mengalami kesulitan mengatasinya dan mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit berbunyi panjang.

Selama laga, menurut catatan UEFA, City melepaskan enam tembakan akurat dari 17 usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun CSKA melepaskan tiga tembakan titis dari tujuh percobaan. Manchester City: 1-Joe Hart; 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 22-Gael Clichy, 26-Martín Demichelis; 6-Fernando (10-Edin Dzeko 65), 7-James Milner, 15-Jesus Navas (8-Samir Nasri 45), 42-Yaya Toure; 16-Sergio Aguero, 35-Stevan Jovetic (25-Fernandinho 45)

 

 

Pelatih: Manuel Pellegrini

CSKA Moskwa: 35-Igor Akinfeev; 2-Mario Fernandes, 4-Sergey Ignashevich, 24-Vasily Berezutskiy, 42-Georgy Shchennikov; 3-Pontus Wernbloom, 10-Alan Dzagoev (15-Dmitri Efremov 86), 18-Ahmed Musa, 66-Bebars Natcho; 25-Roman Eremenko, 88-Seydou Doumbia (23-Georgi Milanov 67)

Pelatih: Leonid Slutsky

Wasit: Tasos Sidiropoulos (Yunani)

Rabu, 05 November 2014

Eureka, Luis Enrique Punya Obat Untuk Barca

Manager Barcelona, Luis Enrique, mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan mengubah filosofi skuad Blaugrana. Menurutnya, Barcelona bisa meraih sukses meski saat ini performanya sedang menurun.

 

 

Pernyataan itu diungkapkan Enrique setelah Barcelona menelan dua kekalahan berturut-turut di Primera Division. Setelah ditekuk Real Madrid 1-3 pada 25 Oktober, Barcelona juga secara mengejutkan ditaklukkan Celta Vigo 0-1 pada 1 November.

 

 

"Saya tidak akan mengubah apapun. Aku ingin memperbaiki diri dan skuad saya sendiri. Aku ingin memenangi hadiah dengan filosofi sendiri," ujar Enrique. Barcelona bakal menghadapi Ajax Amsterdam pada matchday keempat Grup F Liga Champions di Amsterdam Arena, Rabu (5/11/2014). Enrique pun berharap timnya bisa meraih tiga poin di pertandingan tersebut.

 

 

"Setelah dua kekalahan, ini saatnya meraih tiga poin. Aku tidak tahu apakah kami bisa kembali ke jalur yang benar jika mampu mengalahkan Ajax. Tetapi, itu bukan sesuatu yang saya khawatir," kata Enrique. "Aku selalu merasa tertekan menjadi pelatih tim besar, tetapi hal itu normal. Sangat penting untuk meraih kemenangan besok. Jadi, semoga kami bisa finis di puncak klasemen grup."

 

 

"Saya berharap Ajax berani melawan kami. Aku menyaksikan pertandingan tahun lalu. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami adalah dua tim yang berbeda dengan tahun lalu. Kami akan melawan Ajax dengan cara kami sendiri," tambahnya.

Unggul Di Awal, Arsenal Terlena Hingga Hasil Imbang

Manajer Arsenal Arsene Wenger menilai sangat mengecewakan hasil imbang 3-3 yang diraih timnya pada laga Liga Champions melawan Anderlecht, di Emirates Stadium, Selasa (4/11/2014), mengingat timnya sempat unggul 3-0. Menurut Wenger, hal tersebut terjadi karena timnya kehilangan konsentrasi.

 

 

"Hasil akhir sangat mengecewakan. Konsentrasi kami buruk karena kami berpikir sudah memenangi pertandingan. Kami kelelahan dan tak lagi menang dalam pertarungan," ujar Wenger.

 

 

Arsenal unggul lebih dulu melalui Mikel Arteta (penalti 25'), Alexis Sanchez (29'), dan Alex Oxlade-Chamberlain (58'). Anderlecht menyamakan kedudukan melalui Anthony Vanden Borre (61', penalti 73') dan Anthony Vanden Borre (90'). Dengan hasil itu, Arsenal berada di posisi kedua dengan nilai tujuh, atau kalah lima angka dari Borussia Dortmund. Adapun Anderlcht ada di posisi ketiga dengan nilai dua, atau unggul satu angka dari Galatasaray.

 

 

Menurut catatan UEFA, sepanjang laga itu, Arsenal melepaskan tujuh tembakan akurat dari 18 usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Anderlecht melepaskan lima tembakan titis dari 11 percobaan.

 

 

"Ini hasil fantastis, tentu saja, mengingat kami tertinggal 0-3. Mencetak dua gol luar biasa bagiku, tetapi saya akan tetap bekerja keras," ujar Vanden Borre.