Rabu, 09 Juli 2014

Miyuki Son Ingin Menjadi Suster Pribadi Neymar

Miyuki son

 

Model panas asal Jepang, Miyuki Son, mengaku sedih dengan cedera retak tulang punggung yang dialami bintang timnas Brasil, Neymar. Model yang meraih banyak sukses di Brasil itu mengatakan ingin menjadi suster pribadi Neymar selama pemulihan cedera.

Neymar tidak bisa memperkuat Brasil ketika dikalahkan Jerman 1-7 pada babak semifinal Piala Dunia 2014 di Estadio Mineiro, Belo Horizonte, Selasa 8 Juli 2014 waktu setempat (Rabu dini hari WIB). Pemain Barcelona itu mengalami cedera retak tulang punggung ketika melawan Kolombia di perempat final, 4 Juli 2014.

Cedera yang dialami Neymar membuat publik Brasil sedih, tidak terkecuali Miyuki. Meski berdarah Jepang, namun model panas 27 tahun itu besar di Brasil. Karier Miyuki sebagai model panas dan aktris porno juga lebih melesat di Amerika Selatan, khususnya Brasil.

"Saya cinta Neymar, dia pemain yang manis dan pemalu. Tapi, di lapangan dia menunjukkan kecintaannya terhadap sepakbola. Saya yakin dia sangat dicintai suporter Brasil, dan kami sedih dia harus mengalami cedera ketika melawan Kolombia," ujar Miyuki seperti dilansir El Balon Rosa.

Meski tidak membutuhkan operasi, Neymar tetap harus istirahat total minimal 4 pekan untuk memulihkan cederanya. Miyuki mengatakan siap merawat mantan pemain Santos itu hingga pulih total.

"Jika dia menginginkannya, saya bisa menjadi suster pribadi untuk menjaga Neymar. Saya yakin bisa membuat Neymar kembali tersenyum. Itu demi kecintaan saya terhadap Brasil. Saya setengah Jepang, setengah Brasil. Negara ini membuat saya mencintai sepakbola," ucap model kelahiran Hiroshima, Jepang,

Selasa, 08 Juli 2014

Prediksi Brazil vs Jerman, Siapa Juara Piala Dunia 2014?

Dalam sejarah, Jerman mencatatkan diri pada posisi ketiga dalam Piala Dunia 2006 dan 2010. Begitu juga dengan Piala Eropa 2008 yang dimana Jerman kembali lagi menjadi Runner Up dan pada 2012 menempati posisi ketiga. Menang melawan Brazil nanti malam adalah keharusan untuk melawan nasib “sial” Jerman yang tidak pernah jadi juara.

 

 

Jerman sejatinya adalah tim nasional dengan kaliber pemain yang kuat dan berkualitas. Akan tetapi, catatan pertemuan dengan timnas Brazil sangatlah tidak memuaskan. Dari 21 laga antara Jerman dan Brazil, timnas Brazil menang hingga 12 kali, Jerman menang 4 kali dan skor imbang 5 kali. Tentunya secara tidak langsung menggambarkan bahwa Brazil kini tengah di unggulkan dengan catatan permainan yang lebih baik.

 

 

Pelatih Jerman, Joachim Loew, tengah mempersiapkan timnya semaksimal mungkin hingga dapat tampil prima melawan tim tuan rumah. Banyaknya latihan dan perbaikan terutama pada kesalahan-kesalahan pemain dalam memberikan umpan di lini tengah dan penyelesaian di lini depan yang tidak baik menjadi fokus utama dalam perbaikan ini.

 

 

Setidaknya pada laga ini, Jerman juga unggul dari sektor fisik. Pemain Jerman memiliki rata-rata tinggi 1,90 meter dan ini memberikan keuntungan pada saat merebut atau duel bola di udara dan sundulan ke arah gawang. Selain fisik, Jerman juga memiliki keunggulan di tendangan bola mati. Sebagai catatan sepanjang Piala Dunia 2014, Jerman setidaknya mencetak 4 gol melalui tendangan mati.

 

 

Loew mengingatkan para pemainnya untuk turun maksimal walaupun Brazil kini tengah melemah semenjak ditinggal Thiago Silva yang terkena akumulasi kartu kuning dan Neymar yang cedera akibat di langgar oleh pemain Kolombia. Cedera hingga retaknya tulang punggung Neymar tidak memungkinkan penyerang Brazil tersebut untuk membela timnya pada saat Brazil melawan Jerman.

 

 

Scweinsteiger juga melihat absennya Neymar akan mempersulit laga kontra Brazil dikarenakan semangat para pemain Brazil lebih terlecut untuk membawa gelar bagi Neymar. Sebaliknya karena kosongnya Silva, posisinya di isi oleh Dante yang dapat membaca teknik bermain Jerman karena ia bermain di Bayern Muenchen.

Wasit Wanita Ini Sedih Punya Wajah Cantik

Fernanda Colomboa Uliana

 

Wasit Wanita Ini Sedih Punya Wajah Cantik - Asisten wasit wanita asal Brasil, Fernanda Colomboa Uliana, mengaku sedih sering mendapat cibiran saat menjalankan tugas. Fernanda mengaku wajah cantiknya sering menghambat kariernya.

Fernanda memang bukan asisten wasit wanita satu-satunya di sepakbola Brasil. Total, ada 10 asisten wasit wanita di Brasil yang tersebar di seluruh level kompetisi. Namun, tidak semuanya mendapat sorotan yang sama.

Dalam sebuah wawancara dengan Marca, Fernanda mengatakan tidak semua sorotan yang didapatnya merupakan hal positif. Asisten wasit 23 tahun itu pernah mendapat cibiran karena melakukan kesalahan saat pertandingan Serie A Liga Brasil antara Cruzeiro melawan Atletico Mineiro, Mei 2014 lalu.

Fernanda membatalkan gol sah Cruzeiro di menit-menit akhir pertandingan. Alhasil, Cruzeiro akhirnya harus menelan kekalahan 1-2.

"Dia cantik, tapi dia tidak siap untuk tugas ini. Jika hanya bermodal cantik, lebih baik dia berpose untuk Playboy," ujar direktur klub Cruzeiro, Alexandre Mattos, ketika itu.

Menjadi asisten wasit wanita di sepakbola Brasil, diakui Fernanda bukanlah tugas yang mudah. Sialnya, asisten wasit berambut pirang itu sering disalahkan karena memiliki wajah yang cantik.

"Saya pikir, punya wajah cantik menimbulkan banyak masalah bagi karier saya. Ini seperti dua sisi mata pedang yang tajam, tapi lebih banyak negatifnya. Saya mendapat sorotan lebih banyak karena satu kesalahan kecil, daripada asisten wasit wanita lainnya. Media benar-benar memantau kinerja saya," ucap Fernanda.

Fernanda memulai kariernya sebagai asisten wasit sejak 2013. Kariernya cukup melesat, dan hanya dalam satu tahun, wanita kelahiran Sao Paulo itu sudah dipercaya memimpin pertandingan Serie A Liga Brasil.

"Saya selalu menyukai sepakbola. Saya bukan pemain yang bagus, dan ketika saya kuliah, ada yang menawari saya mengikuti kursus wasit. Saya benar-benar menikmatinya, dan ini bukan perjalanan yang mudah," tegas Fernanda.

Senin, 07 Juli 2014

Ganti Silva, David Luiz Kapten Timnas Brazil

Kapten kesebelasan Brazil Thiago Silva terancam tidak bisa turun membela negaranya pada laga Brazil kontra Jerman. Hal ini dikarenakan ia menerima akumulasi kartu kuning sebagai akibat dari melanggar kiper Kolombia, David Ospina pada pertandingan babak 8 besar antara Brazil dan Kolombia.

 

Lalu siapakah yang akan menggantikan posisi kapten Brazil yang kosong saat Brazil akan berhadapan dengan Jerman di partai semifinal piala dunia 2014? Pilihan jatuh kepada David Luiz, selaku bek pertahanan tim nasional Brazil dan juga wakil kapten untuk kesebelasan samba tersebut.

 

Ia didaulat siap untuk memberikan komando bagi timnya dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2014 melawan Jerman di Stadion Estadio Mineirao. Pemain dengan rambut “meriah” ini mendapat dukungan dari berbagai pemain Brazil sebagai pemimpin baru mereka. David Luiz sendiri juga menyatakan bahwa timnya sangatlah mudah dan responsif dalam menerima komando.

 

Hulk, gelandang Brazil, memberikan dukungan yang sangat besar bagi partner nya tersebut. Ia menggambarkan David Luiz sebagai pemain yang baik, peduli dan juga perhatian terhadap kondisi timnya. Hal ini digambarkan bahwa ia mampu menjaga moral yang baik serta dalam memimpin di laga yang panas ini.

Minggu, 06 Juli 2014

Oliver Khan: Neuer Kiper Jerman Tak Terbantahkan

Penjaga gawang Jerman lawas, Oliver Khan menyebutkan bahwa kiper Manuel Neuer merupakan pemain nomor satu di dunia. Tentunya apa yang disampaikan Khan bukan main-main, pasalnya ia juga didaulat sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Ia memuji penampilan dan kualitas Neuer sebagai penjaga gawang, tak lain, ia mampu mempertahankan gawang Jerman dan mengantar tim nya ke semifinal Piala Dunia 2014 di Brazil.

 

Publik Jerman sendiri juga mengapresiasi penjaga gawang wahid bernomor 1 tersebut. Selain mampu mempertahankan gawang dari kebobolan, ia juga senang mengejutkan lawan dengan gaya permainannya yang luar biasa. Sesekali ia bisa beralih fungsi dari seorang kiper hingga menjadi bek pertahan. Tentunya aksi ini membuat deg-deg an para supporter Jerman namun ia melakukan hal tersebut dengan tingkat sukses yang luar biasa. Lawan terkejut atau tidak meyangka jika kiper bisa meninggalkan gawang dan kotak pinalti untuk merebut bola.

 

"Ia secara langsung dan tidak langsung membuktikan bahwa ia merupakan kiper dengan kualitas dan gaya permainan yang baik. Namun hal yang terpenting adalah kemampuannya dalam mempertahankan kemenangan hingga secara menyeluruh, ia turut memiliki andil yang besar demi kemenangan Jerman" ucap Oliver Khan, mantan penjaga gawang tim nasional Jerman. Tentunya Manuel Neuer dan predikatnya sebagai kiper kelas dunia akan dites pada saat Jerman melawan Brazil selaku tuan rumah Piala Dunia 2014. Ini akan menjadi pertandingan terberat karena stadion dipastikan akan penuh dengan dukungan bagi tim tuan rumah.

Dukungan Dua Model Cantik Tidak Membuat Brasil Lolos

Pentas Piala Dunia 2014 kembali menghadirkan kejutan usai tumbangnya tuan rumah Brasil di tangan Jerman dengan skor telak 1-7 dalam partai semifinal di Estadio Mineirao (9/7).

Kekecewaan pun harus dirasakan rakyat Brasil, termasuk dua model cantik nan seksi asal negeri Samba, Alessandra Ambrosio serta Adriana Lima.

Keduanya memang sudah mempersiapkan dengan cukup serius untuk menyaksikan laga ini. Mereka kompak mengenakan jersey Brasil serta celana pendek. Namun sayang Selecao malah dihancurkan sang lawan.

Berikut galeri foto Alessandra dan Adriana menyaksikan laga Brasil kontra Jerman selengkapnya.

 

[flagallery gid=37]

Sabtu, 05 Juli 2014

Brazil Bisa Kalah Tanpa Neymar dan Silva

Brasil memerlukan Neymar karena dia pemain yang bisa memenangkan situasi duel satu lawan satu, menyebabkan lawan tidak seimbang, mencetak gol, dan fantastis dalam mengeksekusi bola mati. Thiago Silva sama atau jauh lebih penting daripada Neymar pada saat ini. Dia akan lebih penting saat absen karena Brasil berdasarkan struktur pertahanan. Itu mengapa Thiago memberikan stabilitas besar kepada tim. kata Mourinho kepada Marca.

 

 

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, berpendapat, Thiago Silva memiliki peran jauh lebih penting bagi Brasil daripada Neymar. Pernyataan Mourinho tersebut terkaitnya absennya kedua pemain tersebut pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2014 di Estadio Mineirao, Belo Horizonte. Silva menciptakan gol pembuka saat tim Samba menang 2-1 atas Kolombia pada perempat final. Namun, bek Paris Saint-Germain tersebut membuat kesalahan fatal.

 

 

Ia diganjar kartu kuning karena berusaha menghalangi kiper Kolombia, David Ospina, saat ingin menendang bola. Dengan demikian, Silva terpaksa absen saat melawan Jerman. Silva sebelumnya sudah mendapat kartu kuning saat melawan Cile pada babak 16 besar.

 

 

Pada laga yang sama, Neymar mengalami cedera retak tulang belakang setelah dilanggar Juan Zuniga. Alhasil, Neymar tak bisa lagi tampil di sisa laga Piala Dunia. Mourinho mengaku yakin, pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari, akan menurunkan Dante sebagai pengganti Silva untuk menemani David Luiz menjaga pertahanan saat melawan Jerman.